Kopi Ber-SNI Mendunia
Kopi merupakan jenis minuman seduh yang disaat ini telah jadi bagian style hidup warga.
Terlebih bersumber pada International Coffee Organization, Indonesia menempati peringkat keempat terbanyak di dunia dari segi hasil pembuatan sebanyak 12 juta karung kopi, sesudah Brazil, Vietnam serta Kolombia.
Untuk menciptakan kopi yang bermutu, Badan Standardisasi Nasional( BSN) sudah menetapkan 6 Standar Nasional Indonesia( SNI) mengenai kopi antara lain SNI 01- 3542- 2004 Kopi bubuk; SNI 2907: 2008 Biji Kopi; SNI 7708: 2011 Kopi gula krimer dalam kemasan; SNI 2983: 2014 Kopi Instan; SNI 4314: 2018 Minuman kopi dalam kemasan; dan juga SNI 8773: 2019 Kopi Premiks.
Kepala BSN, Bambang Prasetya disaat Festival Kopi Ber- SNI di Thamrin, Jakarta pada hari Minggu( 08/ 03/ 2020) berkata dari keenam SNI tersebut satu antara lain merupakan SNI harus yaitu SNI 2983: 2014 Kopi Instan.
“ Disaat ini jumlah industri penerap SNI Kopi Instan berjumlah 41 industri. Sedangkan jumlah penerap SNI Kopi bubuk berjumlah 4 industri, dan biji kopi 1 industri,” ucap Bambang.
Dari jumlah tersebut, Bambang sangat mendesak industri yang lain yang belum mempraktikkan, buat bisa menerapkan SNI.
“ Dengan menerapkan SNI bisa menjamin mutu serta kualitas kopi Indonesia yang pada kesimpulannya bisa bersaing di kancah internasional,” jelas Bambang.
Bagaikan data, bersumber pada informasi dari BPS, nilai ekspor kopi Indonesia pada tahun 2018 sebesar US$806. 878. 600 serta bagi informasi yang dirilis International Coffee Organization, Indonesia ialah negeri kelima pengkespor terbanyak di dunia.
Guna menggencarkan promosi kopi ber- SNI tersebut, Bambang berkata penyelenggaraan Festival Kopi Ber- SNI yang diadakan BSN ini bagaikan salah satu aktivitas bimbingan warga terpaut ketentuan kualitas dalam SNI terkait kopi.
Ketentuan kualitas kopi praktis bagi Bambang dalam SNI antara lain, bau normal; corak normal; kafein minimal 2, 5%( kadar kafein kopi instan) serta maksimal 0, 3%( kandungan kafein kopi instan dekafein); total glukosa maksimal 2, 46%, cemaran logam seperti timbal maksimal 2, 0 miligram/ kilogram; dan merkuri maksimal 0, 03 miligram/ kilogram.
Ada pula, kopi instan yang diartikan dalam SNI 2983: 2014 merupakan produk kopi berupa serbuk ataupun granula ataupun flake yang diperoleh dari proses pemisahan biji kopi tanpa dicampur dengan bahan lain, disangrai, digiling, diekstrak dengan air, dikeringkan dengan proses spray drying( dengan atau tanpa aglomerasi) atau freeze drying ataupun fluidize bed drying menjadi produk yang mudah larut dalam air.
Terkait hygiene, dalam SNI tersebut, Bambang menegaskan kalau cara memproduksi produk yang higienis termasuk cara penyiapan serta penanganannya cocok dengan syarat yang berlaku tentang Pedoman Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik.
Tidak hanya itu, metode uji kopi instan dicoba dengan prinsip pengamatan contoh uji lewat indera penciuman yang dicoba oleh panelis terlatih/ kompeten untuk pengujian organoleptik.
Penafsiran dari organoleptik ialah metode pengujian dengan memakai indra manusia bagaikan perlengkapan utama buat pengukuran daya penerimaan terhadap produk.
“ Metode melaporkan hasil, dalam SNI dinyatakan bila tidak tercium bau asing, hingga hasil dinyatakan wajar, serta bila tidak tercium bau asing, hingga hasil dinyatakan tidak wajar,” jelas Bambang.
Festival Kopi Ber- SNI yang ialah kerjasama antara BSN dengan Kementerian Pertanian dan Dewan Kopi Indonesia( Dekopi) ini diselenggarakan bagaikan rangkaian dari peringatan Hari Kopi Nasional yang jatuh tiap bertepatan pada 11 Maret.
Kegiatan dimeriahkan dengan aktivitas Sruput Kopi SNI, berbentuk minum bareng 2000 cup kopi SNI, demo barista serta panggung hiburan.
Kegiatan Festival Kopi Ber- SNI ini sangat berguna untuk warga, petani kopi, dan pegiat industri kopi sebab mereka bisa mendapatkan data lengkap mengenai SNI kopi dan penerapannya.
Bagaikan rangkaian dari peringatan Hari Kopi Nasional, Festival Kopi Ber- SNI pula hendak diselenggarakan pada 11 Maret 2020, di Auditorium Gedung Kementerian Pertanian, Jakarta, yang hendak dimeriahkan dengan aktivitas talkshow, pameran produk kopi ber- SNI, business matching kopi, pameran perlengkapan pengolahan kopi, knowledge sharing tentang industri per- kopi- an nasional, dan live report ngopi bareng di sebagian wilayah di Indonesia yang pula mengaitkan Kantor Layanan Teknis BSN di Riau, Palembang, Bandung, Surabaya serta Makassar.
sumber : https://www.radarbogor.id/2020/03/08/bsn-dorong-kopi-ber-sni-mendunia/