• LSPro IGS
    Lembaga Sertifikasi Produk Terbaik.
    HUBUNGI KAMI
  • LSPro IGS
    Lembaga Sertifikasi Produk Terbaik.
    HUBUNGI KAMI
  • RIGHT
      SAFE
        WIN









    "It's essential to determine your skill is RIGHT in conquering technical trails in order to have SAFE and enjoyable mountain biking.

    It's substansial to make sure your product is RIGHT in complaying to all requirements of quality standart in order to WIN your market.".






    N. Sastro
  • LSPro IGS
    Lembaga Sertifikasi Produk Terbaik.
    HUBUNGI KAMI
  • LSPro IGS
    Lembaga Sertifikasi Produk Terbaik.
    HUBUNGI KAMI


Pemeliharaan, Perluasan, Penundaan, Pencabutan, Sertifikasi Ulang, Keputusan, Penghentian, Pengurangan, Pembekuan atau Pencabutan Lisensi.




Pemeliharaan Sertifikat

  • Pemeliharaan sertifikat akan dilakukan oleh LSPro PT Integrita Global Sertifikat dengan melakukan pengawasan berkala minimal 1 (satu) kali setahun dan pengawasan sewaktu waktu jika diperlukan, untuk memastikan bahwa klient yang telah disertifikasi selalu memenuhi persyaratan mutu dan standar yang digunakan untuk sertifikasinya.
  • Masa berlaku sertifikat tipe 5 (lima) mengikuti regulasi pemerintah.
  • Proses Re-sertifikasi 6 (enam) bulan sebelum masa berakhir sertifikat.


Perluasan Sertifikat

    Perluasan sertifikat diberikan kepada klient dengan mengajukan permohonan perluasan ruang lingkup produk, setelah memenuhi ketentuan yang berlaku.


Penundaan Sertifikat

    Penundaan sertifikat dapat dilakukan apabila :

  • Hasil pemeriksaan sistem mutu dan mutu produknya belum memenuhi persyaratan SNI atau standar lainnya yang diacu dan diakui
  • Menolak dilakukannya surveilen
  • Melanggar perjanjian


Pencabutan Sertifikat

    Pencabutan sertifikat pemasok dilakukan dengan pertimbangan:

  • Keinginan klien
  • Produknya termasuk kategori berbahaya
  • Pelanggaran terhadap standar yang diacu
  • Kegagalan dalam memenuhi ketetapan prosedur sertifikasi
  • Tidak memenuhi persyaratan sertifikasi baru karena adanya revisi standar
  • Klien mengalami kebangkrutan
  • Melakukan pelanggaran / penyalahgunaan sertifikat/ logo
  • Bila tahapan dalam proses pembekuan sertifikat tidak ditindaklanjuti dan personil untuk tujuan evaluasi (misalnya pengujian/inspeksi, asesmen, survailen dan asesmen ulang) serta penyelesaian keluhan.
  • Membuat pernyataan bahwa sertifikasi sesuai dengan lingkup sertifikasi yang telah diberikan
  • Tidak menggunakan sertifikat produknya sedemikian rupa sehingga mengurangi wibawa/mencemarkan nama LSPro PT Integrita Global Sertifikat dan tidak membuat pernyataan yang menyesatkan atau tidak sah berkaitan dengan sertifikasi produk
  • Apabila LSPro PT Integrita Global Sertifikat memutuskan untuk membekukan atau mencabut pemberian sertifikat, maka pemasok harus menghentikan penggunaan semua iklan yang mengacu pada sertifikasi dan mengembalikan dokumen sertifikasi sesuai dengan persyaratan LSPro PT Integrita Global Sertifikat, menarik kembali semua produk dari pemakai, dari pasar atau distributor dan mengembalikannya ke lokasi yang memadai untuk dilakukan tindakan koreksi.
  • Akibat pembekuan / pencabutan sertifikat tersebut, pemasok harus melakukan tindakan koreksi yang berupa menghapus tanda SNI dari produk, pembuatan ulang produk yang sesuai dengan persyaratan sertifikasi, penghancuran pada produk yang tidak mungkin dihapus tanda SNI nya, pemberitahuan kepada masyarakat tentang status sertifikatnya.
  • Menggunakan sertifikasi hanya untuk menunjukkan bahwa produk telah disertifikasi sesuai dengan standar yang ditetapkan
  • Menjamin bahwa tidak ada sertifikat atau laporan atau bagiannya disalahgunakan
  • Mematuhi persyaratan LSPro PT Integrita Global Sertifikat dalam membuat acuan mengenai sertifikasi produk di media komunikasi seperti dokumen, brosur atau iklan.
  • Melunasi seluruh biaya sertifikasi produk
  • Wajib menunjukkan tanggung jawab dalam menjamin produknya untuk memenuhi persyaratan sertifikasi


Sertifikasi Ulang

(Apabila terdapat perubahan)

    Sertifikasi ulang dilakukan apabila klient yang telah disertifikasi melakukan perubahan setiap aspek mengenai status atau operasi yang dapat mempengaruhi :

  • Mutu produk
  • Status hukum, komersial atau organisasi
  • Organisasi dan manajemen
  • Kebijakan atau prosedur
  • Lokasi
  • Personel, peralatan, fasilitas, lingkungan kerja atau sumber daya lainnya.


Keputusan Sertifikasi



  • Tinjauan akhir klient dengan mempertimbangkan informasi yang dikumpulkan selama proses sertifikasi terutama dari Tim Panel Sertifikasi.
  • Keputusan Sertifikasi ditetapkan oleh Tim Panel Sertifikasi LSPro PT Integrita Global Sertifikat.


Pengurangan Lisensi

    Dilakukan atas permintaan klien, maka LSPro menghentikan pemberian Lisensi Penggunaan Tanda SNI. Pengurangan Ruang Lingkup Sertifikat Produk Pengguna Tanda SNI dan Lisensi dapat dilakukan bila:

  • Ada permohonan dari klien.
  • Produk tipe tertentu tidak memenuhi standar acuan dan tidak dapat dilakukan perbaikan, sedangkan produk tipe lainnya memenuhi standar acauan.


Pembekuan Lisensi

    Berlakunya lisensi terhadap produk tertentu dapat dibekukan untuk suatu batas waktu tertentu, misalnya bila terjadi kasus sebagai berikut:

  • Apabila hasil surveilan menunjukkan terjadinya ketidaksesuaian terhadap persyaratan, dimana pembatalan langsung tidak diperlukan;
  • Apabila terjadi penggunaan sertifikat atau tanda kesesuaian yang tidak benar (contoh: publikasi dan iklan yang menimbulkan pengertian yang salah) tidak dapat diatasi secara memadai melalui penarikan peredaran produk atau tindakan koreksi oleh penerima lisensi;
  • Apabila terjadi penyimpangan lain terhadap pelaksanaan skema sertifikasi atau prosedur lembaga sertifikasi.
  • Penerima lisensi harus dilarang untuk memberikan identifikasi bagi produk yang lisensinya terkena pembekuan, sebagai produk yang telah tersertifikasi.
  • Lisensi juga dapat dibekukan setelah disepakati oleh lembaga sertifikasi dan penerima lisensi untuk suatu batas waktu tertentu karena produksi dihentikan atau karena sebab yang lain.
  • Pembekuan harus dinyatakan secara resmi oleh lembaga sertifikasi kepada penerima lisensi melalui surat tercatat (atau ekuivalen).
  • Lembaga sertifikasi harus menetapkan dalam kondisi yang bagaimana pembekuan lisensi dapat ditarik kembali, seperti misalnya apabila tindakan koreksi telah dilakukan.
  • Pada akhir periode pembekuan, lembaga sertifikasi harus menyelidiki apakah kondisi untuk mengaktifkan kembali lisensi tersebut telah terpenuhi.
  • Apabila kondisi tersebut telah terpenuhi, pembekuan lisensi dapat ditarik dengan memberitahukan hal tersebut kepada penerima lisensi.


Pencabutan Lisensi

    Lisensi juga dapat dicabut atau dibatalkan dalam kondisi sebagai berikut :

  • Apabila hasil surveilan menunjukkan ketidaksesuaian yang serius;
  • Apabila penerima lisensi gagal memenuhi kewajiban pembayaran;
  • Apabila terjadi pelanggaran lain terhadap perjanjian lisensi;
  • Apabila penerima lisensi tidak melakukan tindakan yang memadai pada saat lisensinya dibekukan.
  • Dalam kondisi yang demikian, lembaga sertifikasi memiliki hak untuk mencabut lisensi melalui pemberitahuan tertulis kepada penerima lisensi.
  • Penerima lisensi dapat mengajukan banding, dan lembaga sertifikasi setelah mempertimbangkan banding tersebut, dapat melanjutkan atau tidak melanjutkan (tergantung pada sifat dari kasus yang dihadapi) keputusan pencabutan lisensi.


  • Lisensi dapat dicabut dalam kasus sebagai berikut :

  • Apabila penerima lisensi tidak ingin memperpanjang lisensi;
  • Bila standar atau aturan yang dipersyaratkan berubah dan penerima lisensi tidak dapat menjamin kesesuaiannya terhadap persyaratan baru tersebut;
  • Bila produk tidak diproduksi lagi atau penerima lisensi menghentikan bisnisnya;
  • Atas dasar ketentuan lain yang diatur dalam perjanjian lisensi.
  • Pencabutan lisensi dapat dipublikasikan oleh lembaga sertifikasi.


  • Sejalan dengan pencabutan/pembatalan lisensi, lembaga sertifikasi memutuskan tindakan- tindakan sebagai berikut sebagai konsekuensi pembatalan lisensi :

  • Mengharuskan pengguna lisensi untuk menghapuskan tanda kesesuaian SNI yang telah dibubuhkan pada semua produk yang merupakan stok pengguna lisensi, atau apabila dimungkinkan pada produk yang telah beredar di pasar;
  • Mengharuskan penghapusan produk yang dimaksud dari stok pengguna lisensi dalam waktu tertentu;
  • Tindakan lain yang diperlukan.


  • Di samping itu, lisensi dapat dibatalkan apabila:

  • Pengguna lisensi tidak ingin melanjutkan perjanjian lisensi;
  • SNI yang diacu berubah dan pengguna lisensi tidak mau atau tidak mampu memastikan kesesuaian produknya terhadap perubahan tersebut.
  • Produk yang tercakup dalam lisensi tidak lagi diproduksi dan tidak beredar dipasar;
  • Lembaga Sertifikasi segera memberitahukan kepada KAN dan regulator terkait perihal pembatalan lisensi serta sebab dan keadaan yang melatarbelakangi pembatalan lisensi tersebut.