Audiensi LSPro IGS–Disperindag Banten terkait Potensi Penerapan SNI

Foto bersama LSPro IGS dengan Disperindag Banten

Serang – Lembaga Sertifikasi Produk (LSPro) IGS menggelar audiensi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Banten pada Senin, 26 Oktober 2026. Kedua pihak membahas peluang penerapan SNI Pasar Rakyat Banten serta SNI produk yang masuk lingkup sertifikasi LSPro IGS, yakni mainan anak, pakaian bayi, elektronika, dan ketenagalistrikan.

Sekretaris Disperindag Banten, Dr. Tubagus Regiasa Fajar, SE., M.TP., beserta jajaran menerima rombongan LSPro IGS. Dalam pertemuan tersebut, LSPro IGS kemudian memaparkan layanan sertifikasinya dan menggali potensi penerapan standar di Banten.

Baru 1 dari 289 Pasar yang Mengantongi SNI

Banten memiliki 289 pasar rakyat yang tersebar di delapan kabupaten/kota. Namun, baru satu pasar yang telah mengantongi sertifikat SNI 8152:2021 Pasar Rakyat. Dengan demikian, angka ini menunjukkan ruang perbaikan yang sangat besar bagi pengelolaan pasar di Banten.

SNI 8152:2021 mengatur persyaratan pasar rakyat dari berbagai aspek. Lebih lanjut, standar ini mencakup ruang dagang, zonasi, aksesibilitas, sanitasi, air bersih, drainase, pengelolaan sampah, hingga manajemen pengelola pasar. Selanjutnya, pasar yang memenuhi persyaratan tersebut berhak mendapatkan sertifikat dari lembaga sertifikasi yang terakreditasi.

“[Kutipan perwakilan LSPro IGS mengenai potensi penerapan SNI Pasar Rakyat di Banten.]”

Keuntungan SNI Pasar Rakyat bagi Semua Pihak

Sertifikasi SNI Pasar Rakyat tidak hanya menguntungkan satu pihak. Sebaliknya, standar ini memberi manfaat nyata bagi pedagang, pembeli, pengelola pasar, dan pemerintah daerah.

Pedagang

  • Los dan kios yang bersih, aman, dan tertata sesuai zonasi memudahkan pedagang berjualan.
  • Pasar yang nyaman menarik lebih banyak pengunjung sehingga omzet pedagang berpeluang naik.
  • Pembinaan tentang pelayanan, kebersihan, dan penggunaan alat ukur yang tepat meningkatkan kualitas layanan pedagang.
  • Standar ini juga mendorong pedagang memanfaatkan pembayaran digital dan pemasaran daring.

Pembeli

  • Sirkulasi udara, pencahayaan, dan sanitasi yang baik membuat pembeli berbelanja dengan nyaman.
  • Pengelola rutin menera alat ukur sehingga pembeli memperoleh takaran yang jujur dan produk yang lebih higienis.
  • Selain itu, akses pasar menjadi lebih mudah, termasuk bagi lansia, ibu hamil, dan penyandang disabilitas.
  • Jalur evakuasi dan alat pemadam kebakaran memberi rasa aman kepada pembeli.

Pengelola pasar

  • Pengelola memiliki pedoman yang jelas untuk menjalankan manajemen pasar secara profesional.
  • Tingkat hunian los dan kios yang bertambah meningkatkan pendapatan retribusi.
  • Di samping itu, sertifikat SNI mengangkat citra dan daya saing pasar rakyat terhadap ritel modern.
  • Standar yang jelas memudahkan pengelola mengendalikan kebersihan, keamanan, dan ketertiban pasar.

Pemerintah daerah

  • Pemda mendapatkan tolok ukur yang terukur untuk merencanakan revitalisasi pasar.
  • Selain itu, pasar ber-SNI menggerakkan ekonomi lokal dan menyerap tenaga kerja.
  • Penataan pasar membantu pemda menjaga stabilitas harga dan kelancaran distribusi bahan pokok.
  • Perlindungan konsumen dan kualitas layanan publik pun semakin kuat.

Banten, Wilayah Industri dengan Potensi SNI Produk yang Besar

Selain pasar rakyat, audiensi ini juga menyoroti posisi Banten sebagai salah satu wilayah industri utama di Indonesia. Kabupaten dan Kota Serang, Kota Cilegon, serta Kabupaten Tangerang menjadi sentra produksi yang menampung ribuan pabrik dan kawasan industri.

Kota Cilegon menopang industri baja, kimia, dan energi. Sementara itu, Kabupaten dan Kota Serang menampung banyak pabrik tekstil, garmen, dan manufaktur. Di sisi lain, Kabupaten Tangerang menjadi basis industri barang konsumsi, termasuk tekstil, elektronik, dan produk rumah tangga.

Oleh karena itu, konsentrasi industri tersebut membuka peluang besar bagi penerapan SNI produk. SNI produk menetapkan persyaratan mutu dan keamanan bagi produk yang menyangkut keselamatan, kesehatan, dan keamanan konsumen. LSPro IGS melayani sertifikasi untuk empat kelompok produk berikut:

  1. Mainan anak – SNI memastikan mainan bebas dari bagian tajam, potongan kecil yang berisiko tertelan, serta kandungan zat kimia berbahaya.
  2. Pakaian bayi – SNI membatasi kadar formaldehida, zat warna azo, dan logam berat yang dapat membahayakan kulit bayi.
  3. Elektronika – SNI menjamin peralatan listrik rumah tangga aman dipakai dan tidak memicu sengatan listrik atau kebakaran.
  4. Ketenagalistrikan – SNI memastikan kabel, sakelar, kotak kontak, dan perlengkapan instalasi listrik memenuhi syarat keselamatan.

LSPro IGS melayani sertifikasi bagi pelaku industri yang ingin memastikan produknya memenuhi SNI produk. Dengan sertifikat SNI, produsen dapat memasarkan produknya secara legal, memperluas pasar, dan meningkatkan kepercayaan konsumen.

Peluang Besar bagi Banten

Jumlah 289 pasar rakyat dan kuatnya basis industri di Serang, Cilegon, dan Tangerang menunjukkan potensi besar penerapan SNI di Banten. Karena itu, sertifikasi SNI dapat menjadi bekal bagi pasar rakyat dan produsen lokal untuk meningkatkan mutu layanan dan produknya.

Pada akhirnya, pasar rakyat yang memenuhi standar dan produk yang bersertifikat SNI akan memperkuat daya saing Banten, baik di pasar nasional maupun global.

WhatsApp chat